Ringkasan + Audio: Kajian rutin Kitab al-Fiqhu al-Muyassar – Ustadz Bagus Jamroji

Bismillah,

Kajian rutin Kitab al-Fiqhu al-Muyassar - Ustadz Bagus Jamroji
Hal-hal yang makruh dilakukan di dalam shalat.
Makruh di dalam shalat adalah hal-hal yang apabila tidak dilakukan kita akan mendapatkan pahala sedangkan kita melakukan hal-hal yang makruh kita tidak mendapatkan apa-apa tetapi juga tidak membatalkan shalat. Berikut adalah hal-hal yang makruh di dalam shalat:
– Menoleh di dalam shalat
Tercela menoleh-noleh di dalam shalat, secara asal menoleh di dalam shalat adalah hal yang makruh kecuali jika ada was-was atau ada kekhawatiran karena sesuatu, meludah ke sebelah kiri karena menghilangkan gangguan setan dan karena dhorurot atau ada keperluan maka hal itu tidaklah makruh dan menjadi mubah.

– Mengangkat pandangan ke langit (ke atas)
Jumhur ulama’ memakruhkan mengangkat pandangan ke atas. Pada masalah ini pendapat ulama dibagi menjadi dua, pertama berpendapat makruh dan yang kedua adalah haramnya mengangkat pandangan ke atas. Maka kita berusaha untuk meninggalkan hal ini kecuali jika darurat.

– Memejamkan mata
Jumhur (mayoritas) ulama memakruhkan hal ini, karena memejamkan mata menyerupai cara beribadah orang yahudi dan seperti tidur. Dan karena menyelisihi sunnah, karena sunnahnya adalah mengarahkan pandangan ke arah sujud.
Tetapi dikecualikan jika memejamkan mata untuk kekhusyu’an atau takut kehilangan kekhusyu’an, karena kekhusyu’an adalah hal yang paling agung di dalam shalat.

Maka dari itu maka sebaik mungkin kita menjaga kekhusyu’an di dalam shalat baik untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain, janganlah diantara kita ketika datang terlambat dalam menghadiri shalat jamaah dengan terburu-buru dan mengeraskan suara kendaraan kita kemudian berlari-lari dalam menghadiri jamaah di masjid karena hal itu mengganggu kekhusyu’an orang lain yang dalam keadaan sholat, hadirilah shalat jamaah dengan tenang dan jangan terburu-buru.

Untuk mendengarkan audio kajian silahkan klik play di bawah ini:

Untuk download audio kajian silahkan klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *